Senin, 02 Maret 2015

jika-maka

tuhan malam ini kuserahkan kembali apa yang ku keluh kesahkan seperti malam-malam sebelumnya.
mendekatkan diri padamu adalah caraku untuk sejenak menghilangkan keluh kesah ini, sujud dalam doa dan tangis dalam malam yang begitu sunyi menangisi sesuatu yang belum ada ujung pangkalnya, memikirkan sesuatu yang boleh jadi tidak dipikirkan orang lain, merasakan yang tidak dirasakan orang lain, bermunajat padamu berharap ampunan dan rahmat mu serta perlindunganmu dari prasangka buruk dan perbuatan tercela. lagi-lagi rasanya mulut ini seperti terkunci jika harus melepaskan beban pada orang lain.
aku hanya hambamu yang tidak luput dari kekurangan, selalu tidak memiliki keberanian untuk jujur pada orang lain, rasanya mulut selalu memproduksi lem-lemnya yang mebuat bibir tidak bisa mengungkapkan isi perasaan pada orang yang harusnya diungkapkan. 
jika kecewa artinya ada kebahagiaan yang tersembunyi, jika sakit artinya ada dosa yang terampuni, jika lemah artinya ada kekuatan yang belum tergali, jika kehilangan artinya ada kehadiran, jika ada akhir artinya ada awal, jika harus jatuh artinya akan ada bangun.
JIKA-MAKA AKAN ADA KESIMPULAN.
semuanya selalu datang bergantian, yang ku harap hanya kekuatan dari yang maha pencipta.
engkau yang bisa membolak-balikan hati manusia.
kebingungan yang dihadapi tanpa tahu kesalahan yang diperbuat, salah satu beban pikiran dari beban-beban pikiran lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar